Senin, 27 Februari 2012

OUR JOURNEY TRIP TO BANGKOK - PATTAYA


KAMUS SEDERHANA HITUNGAN DALAM BAHASA THAY :
1. neung, 2. song, 3. saam, 4. see, 5. ha, 6. hok, 7.jet, 8. paet, 9. gow, 10. sip, 11. sip-et, 12. sip-song, 15. sip-ha, 20. yee-sip, 21. yee-sip-et, 30. saam-sip, 55. ha-sip-ha, 100. neung-roy, 1000. neung-paan, 10.000 neung-muun.

Good morning : sawasdee krup (male), sawasdee kaa (female), Thank you : kop koon (krup/kaa), never mind : mai pen rai, Fine thanks : sabai dee, I cannot speak Thai : phoot Thai may dai, Please epeak slowly : prohd phoot cha cha, Not expensive : mai phaeng, I am sorry : chan sia chai, stop : yut, How much is this : ra-kha tao rai ?, I dont understand : mai kao chai, Do you understand : kao chao mai, may I take a photograph : tai ruup dal mai ?

Alhamdulillah, sesudah berjuang membuka file back up data di computer, akhirnya bisa juga ditemukan photo2 saat perjalanan ke Bangkok - Pattaya tanggal 29 Juni 2010 sampai dengan 4 Juli 2010. Tulisan ini sengaja saya sharingkan untuk menjadi bahan informasi yang mungkin berguna....
Kami menginap di Cliff Beach Resort Pattaya, Acara utama kami agendanya adalah menghadiri seminar Go Diamond 1 tahun sekali yang diadakan oleh organisasi N.21 se Asia Pacific, venuenya di Cliff Beach Resort Convention Pattaya.
Kesempatan ini, tidak kami sia2 kan untuk sekalian wisata alam kota Thailand.
Hari 1 pk 08.00 : sesudah sarapan pagi
dengan mengendarai 1 minibus, rombongan diajak menyusuri sungai Chao Praya, panjang sungai ini 360 km, terdapat istana Raja ke 9, yang terkenal dengan candinya Wat Arun, tinggi candi ini sekitar 76 m.  Menurut TL/Tour Leader kami, setiap laki2 di Thay biasanya jadi biksu, sekitar 3 bulan lamanya tinggal di kuil, tidak boleh pulang dan dekat2 dengan isteri atau anak perempuannya. Kami menaiki perahu motor, sambil menyusuri sungai diajak melihat ikan patin yang tidak boleh diambil untuk dimakan, wisatawan dimintakan untuk memberi roti2, gimana enggak gemuk2 ikannya, wadowww betul2 Thailand luar biasa bisa menjual obyek wisatanya. Padahal Indonesia juga punya, kekayaan alam yang tidak kalah menariknya, apalagi saya kelahiran kota Banjarmasin yang terkenal sungai2nya, ini betul2 menjadi inspirasi untuk kami. Sebenarnya impian Pak Yudi adalah sholat disetiap mesjid, di setiap negara yang dikunjungi. Kami hanya sempat ber photo didepan Mesjid yang berseberangan dengan restauran muslim, saat kami makan siang. Di Bangkok suhu udara cukup panas, mencapai 37 derajad C, kami disarankan untuk selalu bawa botol minum. Air botolan di Thay sekitar 7 baht ( 1 baht : Rp 350,-)
Ini suasana seminar Go Diamond Pattaya, yang hadir lebih kurang 3000 orang, acaranya luar biasa dahsyattt, kami banyak melihat, mendengar, belajar, mendapat banyak sekali inspirasi dari peserta seluruh Asia Pacific.


Selesai acara seminar biasanya, kami gunakan untuk konsultasi dengan relasi kami di Jakarta, mereka nginapnya Royal Wing Suites, kamarnya luas dengan desain interior yang menakjubkan.
Penduduk Thailand jumlahnya : 64 juta jiwa, yang bermukim di Bangkok sekitar 8 juta jiwa, terdiri dari 76 Propinsi. Hari pertama tour, kami diajak melihat Sleeping Budha, mampir ke pabrik peternakan madu.

Hari ke 2 pk 08.30 : kami beserta rombongan berangkat ke Pattaya, jarak antara Bangkok ke Pattaya sekitar 150 km, TL kami bernama Sisca, young girl energik sekali, mewakili dari Vanda Tour. oh ya Bangkok terkenal macet sekali, namun menurut info terakhir sekarang sudah ada BTS ( Bangkok Train System ) ini merupakan solusi kemacetan yang ada disana.


Bandar Udara Thailand adalah Suvarnabhumi, artinya Emas Negara, lama pembangunan airport ini selama 4 tahun, jarak antara airport ke kota sekitar 30 km, biasanya ditempuh 15 menit, kalau macet 30 menit. Kami sempat mampir ke pusat pertokoan seperti Mangga Dua namanya MBK, ke pabrik perhiasan, taman macan, pusat makanan2 kering, Nong Nut Palace, Floating market, Hard rock Hotel Pattaya. Ada kejadian lucu, pada saat di bandara, kami harus berkeliling naik turun tangga eskalator untuk mencari tempat sholat atau musholla, Alhamdulillah sesudah ngos2an berjuang kesana kemari, kami menemukan ruangan untuk sholat, Insya Allah kami bertiga dengan Fina dan Ami rencananya bulan Juni akan independent travel ke 3 negara, alasan tidak menggunakan TL karena lebih leluasa menentukan, rute perjalanan, tidak terikat dengan waktu yang sangat ketat, semoga bermanfaat sharing ini...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar